Bayiku bukan Untukku

Pertama kali aku ke Panti Asuhan Abhimata, aku bertemu dengan seorang bayi perempuan mungil yang baru 1 hari tiba di panti itu. Usianya mungkin sekitar 3 bulan. Aku diizinkan menggendongnya oleh pengasuh disana, meski secara peraturan bayi dibawah usia 4 bulan tidak diperkenankan untuk digendong, karena nanti jadi “bau tangan” atau lebih suka digendong, sedangkan jumlah pengasuh di situ terbatas, sehingga tidak semuanya bisa digendong kalau para tamu sudah pulang. Lanjutkan ke page 2.

3 thoughts on “Bayiku bukan Untukku

  1. Hi..aku tertarik banget baca tulisan ini..
    Kebetulan aku salah satu pengunjung setia PA abhimata,dan berniat mengadopsi anak. Walaupun sering berkunjung, kami belum pernah bertemu dengan pengurus. Boleh minta info tentang syarat2 adopsi..makasih (marya_wh@yahoo.com)

  2. Halo Marya,
    Sori, mungkin jawabannya telat banget ya. Pengurus PA Abhimata baik2. Kalau sudah lulus akan dikabarin dan diberitahu syarat2 nya. Surat permohonan yang dibuat sendiri, KTP suami istri, Akte nikah, Surat keterangan kesehatan dan pemeriksaan kandungan yang menyatakan belum bisa/tidak bisa hamil. Kalau ada surat pengantar dari gereja boleh juga (utk yg kristen/katolik). Selamat mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s