Maafkan Ibumu, nak! Sekarang, ini ibumu.

Pada waktu aku masih proses belajar mencintai anak-anak di Panti Asuhan Abhimata Mitrasamaya, dua orang pengurus yayasan sempat mendatangi rumah kecil kami. Ini adalah bagian dari prosedur adopsi yang disyaratkan untuk menguji kelayakan ekonomi calon orang tua. Tetapi bagi kedua pengurus tadi, mereka lebih cenderung untuk menguji “isi” rumah kami. Bukan kelayakan ekonomi. Tetapi, apakah ada cinta kasih di dalam rumah kami? Apakah ada kenyamanan dan keharmonisan di dalam rumah kami? Lanjutkan ke page 2.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s