Dari Konsultasi sampai Operasi

Ada bagian usahaku untuk hamil yang belum aku tulis di blog ini. Sebelumnya aku tidak merasa perlu menulis dengan detail karena blog ini aku tujukan lebih ke cerita tentang adopsi anak. Tapi belakangan aku merasa perlu juga untuk membaginya meski aku tidak tahu mesti mulai dari mana. Barangkali bisa menambah wawasan buat para sahabatku yang sedang bingung atau lelah mengusahakan kehamilan. Supaya tulisan ini bisa menjadi penyemangat bahwa kita tidak sendirian… Lanjutkan ke page 2.

4 thoughts on “Dari Konsultasi sampai Operasi

  1. mbak aq kagum sama perjuangan mbak buat hamil..
    aku punya masalah yang sama dimana aku juga sulit hamil. sudah 3 tahun aku belum juga dikarunia anak..
    dari cerita yang aku baca, dan rentetan test yang mbak jalanin.. apa mbak hanya melakukan pengobatan sendiri? suami mbak juga diperiksa?
    soalnya pengalaman aku, saat aku dan suami program baby, kami berdua diperiksa..
    setelah jalanin rangkaian test, suami ku punya kualitas sperma yang kurang bagus dan akhirnya dirujuk ke spesialis andrologi, dan diharuskan operasi..

  2. Halo Mbak Era, terima kasih sharing nya. Suamiku juga sempat diperiksa dan konsultasi dgn andrology. Semuanya OK-OK aja. Kami sempat juga ke beberapa dokter lain dan semuanya OK. Kami juga sempat beberapa kali inseminasi, tapi Tuhan punya kehendak lain…. Nyatakan kekhawatiranmu dalam segala hal dalam namaNya, dan Dia yang akan menyelesaikannya.

  3. Mbak,setelah sy baca blognya.Honestly,sy kagum dgn perjuangan & usaha mbak utk mendapatkan keturunan.Krn sy jg mengalami hal yg hampir sama.Kami sdh menikah 2 thn,tp blm di karuniai anak.Sampai skrg kami msh menjalankan program dr dokter kandungan.Mgkn salah satu kendala kami adl,krn sy & suami yg kdg2 terpaksa tinggal berjauhan di karenakan tugas suami.
    Trima kasih ya,mbak.Sy jd merasakan semangat lg utk tetap berusaha tdk putus2nya mendapatkan keturunan.Amien
    Cheers

  4. Mba era, aku tau benar rasa yang mba rasakan! Karena persis sama seperti saya ya juga sudah 10 thn terus berharap harap cemas tiap bulan tapi bocor lagi bocor lagi tiap bulan. Di tambah puluhan juta sudah terbuang. Saya juga hanya biasa berpikir positif aja, Mungkin Tuhan belum percaya sama saya dan suami untuk punya anak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s