Kepergian Malaikat Kecilku

Aku masih bekerja di bagian kantor suatu pabrik. Aku masih sering melakukan perjalanan dinas bahkan menginap di luar kota. Bisa 1, 2 atau 4 malam. Anak-anakku biasanya kutinggal sama ibu dan pembantu. Begitu juga hari itu, aku pergi kerja seperti biasanya.

Malam sebelumnya, anakku bilang kalau perutnya sakit. Malaikat kecilku ini cukup pintar bicara bahkan termasuk cepat dengan lafal yang cukup bagus. Usianya 1 tahun 7 bulan. Waktu kuperiksa, perutnya memang kembung, tapi dia masih makan seperti biasa. Main dan berlari-lari juga seperti biasa. Jadi hanya kugosokkan minyak kayu putih. Besok paginya sebelum aku berangkat kerja, aku sempat mengecek lagi. Perutnya masih kembung. Jadi kuingatkan ibuku supaya menggosokkan minyak kayu putih beberapa kali. Aku ingat, Ryl, begitu aku biasa memanggilnya, bilang kalau perutya masih sakit.

One thought on “Kepergian Malaikat Kecilku

  1. Pingback: Penyesalan Seribu Andai | My Kid My Future

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s